Kabupaten Morowali merupakan salah satu Daerah Otonom yang terbentuk berdasarkan Undang – Undang Nomor 51 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Buol, Kabupaten Morowali, dan Kabupaten Banggai Kepulauan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999).

Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2008 tentang Organisasi dan tata kerja Dinas Daerah Kabupaten Morowali. Sebagai Implementasi dari Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah. Sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Morowali Nomor 2 tahun 2008 tentang Urusan Pemerintahan Daerah Kabupaten Morowali, maka Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Morowali terbetuk bedasarkan Peraturan Bupati Morowali Nomor 25 tahun 2008 Tentang tugas pokok fungsi masing masing jabatan pada organisasi Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Morowali

Dengan adanya perubahan kedua atas Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 yakni Undang Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Pemeritahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah sebagai pelaksanaan dari Peraturan tersebut diatas telah di tetapkan Peraturan Bupati Morowali Nomor 36 Tahun 2016 Tentang Kedudukan dan Susunan Organsasi Dinas Daerah.

POTENSI WISATA KABUPATEN MOROWALI

Berdasarkan Keputusan Bupati Morowali No: 188.4.45/KEP.0198/Disporabudpar/2016 tanggal 12 Agustus 2016 tentang penetapan destinasi wisata Kabupaten Morowali, jenis daya tarik wisata di Kabupaten Morowali terbagi atas 9 jenis yaitu :

  1. Wisata Bahari
    – Kawasan Perairan Sombori
    – Pulau Langala
  2. Wisata Pantai
    – Pantai Raha-Raha
    – Pantai Tudua
  3. Wisata Legenda
    – Mateantina
  4. Wisata Taman Rekreasi Buatan
    – Kolam Renang Bahoruru
  5. Seni Budaya
    – Rumah Raja Bungku
  6. Wisata Situs Cagar Budaya
  7. Wisata Sejarah
    – Benteng Fafontofure
    – Mesjid Tua
  8. Wisata Alam
    – Air Terjun Buleleng
    – Air Terjun Vera Ipi
    – Air Terjun Baho Umumpa
  9. Wisata Edukasi
    – Penangkaran Rusa