SAKITA DAN TOFUTI KAMPUNG SIAGA BENCANA

 KOMINFO MOROWALI: Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah bekerjasama dengan Dinsos Kabupaten Morowali melaksanakan penyuluhan kampung siaga bencana, di Desa Sakita Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali, Minggu, (21/5/2017).  Kegiatan yang akan dilaksanakan selama tiga hari menghadirkan sejumlah pejabat Daerah diantaranya Bupati Morowali Drs. H. Anwar Hafid, M.Si, Sekda Morowali H. Jafar Hamid, SH.,MM, kepala SKPD lingkup Pemda Morowali dan unsur Masyarakat Desa Siaga bencana.

Dalam laporannya  Ketua panitia pelaksana Dra. Tiolynda mengatakan bahwa Kampung siaga bencana atau lebih dikenal dengan KSB adalah salah satu bentuk kegiatan yang melekat pada Program Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya, ancaman, kerentanan dan risiko bencana sekaligus membentuk unit khusus terlatih siaga bencana berbasis masyarakat di setiap kawasan, khususnya kawasan rawan bencana. Lanjutnya.

‘’Ditetapkannya Kecamatan Bungku Tengah khususnya Desa Sakita dan Tofuti sebagai lokasi Kampung Siaga Bencana (KSB) pada tahun ini karena dianggap wilayah ini pernah mengalami bencana banjir bandang. Dengan pertimbangan tersebut Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah menganggap penting untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan masyarakat tentang kebencanaan melalui kegiatan penyuluhan, pelatihan dan sumulasi yang merupakan satu rangkaian kegiatan pada pembentukan KSB di Kabupaten Morowali’’Ujar ketua Panitia.

Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Morowali sangat berterima kasih kepada Dinsos Prov Sulteng maupun Kabupaten Morowali yang telah melakukakan kerjasama dalam pelaksanaan penyuluhan siaga bencana, karena dengan adanya kegiatan ini masyarakat bisa mengetahui cara mengantisipasi ketika hal-hal bencana yang kita tidak ingin terjadi sewaktu-waktu. Lanjutnya.

‘’Ada tiga hal yang harus dilakukan agar kita semua terhindar dari bencana yang pertama masyarakat harus selalu meramaikan rumah-rumah ibadah disaat waktu sholat telah tiba, yang kedua per erat tali silaturahmi antar sesama warga dan yang ketiga warga harus selalu bangun di tengah malam sholat tahajut untuk meminta kepada Allah SWT dijauhkan dari berbagai bencana’’ Ujar Bupati mengakhiri sambutannya. (HK)

 

Tulisan ini dipublikasikan di Umum. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *