Home / Informatika / Haul Guru Tua ke 51, Bupati Taslim Ajak Masyarakat Maknai Manajemen Organisasi Alkhairaat

Haul Guru Tua ke 51, Bupati Taslim Ajak Masyarakat Maknai Manajemen Organisasi Alkhairaat

PPID morowalikab.go.id Wosu – Bertempat di Masjid Nurul Iman, Desa Wosu Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah,  Sabtu (22/6/19) pagi , ribuan umat muslim Kabupaten Morowali menyemut didalam maupun di halaman Masjid untuk memperingati Haul Guru Tua ke 51. Kegiatan sakral bagi Abnaulkhairaat di hadiri sejumlah Tokoh Pengurus Besar (PB) Alkhairaat Pusat Palu diantaranya, Habib Ali Muhammad Aljufri, Habib Idrus Alhabsyi, Habib Hasan Alhabsyi dan Habib Abdurrahman Aljufri.

Selain dihadiri PB Alkhairat Pusat Palu,  hadir pula Ketua Komisariat Daerah (Komda) Alkhaeraat Kabupaten Morowali Drs. H. Anwar Hafid, M.Si, Bupati Morowali Drs. Taslim, Wakil Bupati Morowali Utara Asrar Abdul Samad, Forkopimda Kabupaten Morowali, Sekdakab Morowali H. Moh. Jafar Hamid, SH.,M.M, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Honorer pada Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Morowali.

Mengawali sambutannya, Komda Alkhaeraat Morowali, H. Anwar Hafid, mengucapkankan rasa terima kasihnya kepada seluruh unsur terkait dalam mensukseskan Haul Guru Tua ke 51. ‘’Terima Kasih kepada seluruh warga abnaulkhairaat dan masyarakat Morowali yang hari ini turut serta melaksanakan haul guru tua ke 51, demikian juga kepada seluruh pihak yang bekerja keras sehingga pelaksanaan kegiatan ini bisa berjalan dengan baik,’’ Ucapnya.

Ia melanjutkan, memperingati seorang Waliyullah adalah sesuatu hal yang sangat luar biasa jika Allah menghendaki kita untuk menghadiri acara tersebut. ‘’Sebagai Komda Alkhaeraat mengajak seluruh pihak dalam menghadiri acara Haul Guru Tua baik di Kabupaten Morowali, Kota Palu ataupun Daerah lainnya agar selalu niatkan hajat bagi kemajuan alkhaeraat. Sosok Guru Tua adalah seorang waliyullah atau kekasih Allah yang harus kita teladani. Olehnya, mari kita selalu menjaga warisannya yakni Madrasah-madrasah Alkhaeraat yang tersebar dimana-mana terutama di Kabupaten Morowali. Menjaga warisan guru tua tidak akan menjadi seseorang bangkrut akan tetapi akan mendapat keberkahan yang luar biasa’’ Ujar mantan Bupati dua periode tersebut.

Ditempat yang sama, Bupati Drs. Taslim, mengatakan bahwa setelah mendengarkan manaqib atau biografi Guru Tua Habib Indrus Bin Salim Aljufri yang dibacakan oleh Habib Abdurrahman Aljufri tentunya bisa dilihat bagaimana besarnya peran Guru Tua dalam mengembangkan perguruan Alkhairaat di Sulawesi Tengah khususnya di Morowali. ‘’Ini tidak bisa dipungkiri dalam memberikan manfaat bagi kita semua. Untuk itu, saya sebagai abnaulkhairaat yang diberikan amanah oleh masyarakat Morowali menjadi seorang Bupati berkomitmen membesarkan yayasan atau perguruan Alkhaeraat di Daerah ini,’’ Tuturnya.

Taslim menambahkan, kiprah Guru Tua dalam membangun dunia pendidikan Alkhairaat di Sulteng tidak diragukan lagi, sehingga setiap pelaksanaan haulnya harus kita ambil maknanya. ‘’Mari kita maknai manajemen seorang guru tua dalam mengelola suatu organisasi Alkhairaat sehingga bisa besar seperti saat ini, begitu juga kiranya bagaimana kita mengelola sistem pemerintahan di Kabupaten Morowali sehingga menjadi daerah yang lebih maju, ’’ Ujar Mantan Anggota DPRD Kabupaten Morowali tersebut. Kominfo/HK

About helman kaimu

Check Also

Diskominfo, Persandian dan Statistik Gelar Sosialisasi Pelayanan Informasi Publik

PPID – morowalikab.go.id – Tolitoli. (Selasa, 16/07/19) Bertempat di Hotel Mitra Utama, Tolitoli, Dinas Komunikasi, ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *